Jumat, 17 Juli 2009

tahukah kita lemak itu apa?

Mungkin kita pernah mendengarkan kata Lemak? Kata itu memang sudah tidak asing lagi, tapi tahukah kita lemak itu apa? lemak merupakan salah satu bahan gizi yang penting dalam makanan kita dan membantu menjaga normalnya fungsi-fungsi organ tubuh kita.

Tanpa adanya kandungan lemak dalam makanan kita, maka tubuh tidak akan dapat menjalankan fungsi perbaikan yang penting bagi tubuh dan resiko kekurangan vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K dapat terjadi sewaktu-waktu. Salah satu contoh Peranan vitamin D dalam membantu mencegah osteoporosis dengan membantu penyerapan kalsium hanya kenapa kandungan lemak penting dalam makanan kita.

Beberapa dokter sekarang berpendapat bahwa lemak yang ada di dalam tubuh disekitar organ-organ vital seperti jatung, liver dan pankreas adalah sama berbahayanya dengan lemak yang terlihat di tubuh bagian luar yang menonjol di bawah kulit. Dan angka kematian yang paling tinggi disebabkan oleh serangan jantung, karena penyakit ini berasal dari lemak, jadi kita harus menciptakan defisit kalori untuk menghilangkan lemak. Artinya, kalori yang keluar harus lebih banyak dibandingkan kalori yang masuk.

Ada beberapa sumber dan jenis lemak dalam makanan yaitu :
1. Saturated fat – Lemak jenuh
Lemak ini biasanya berbentuk padat dalam suhu ruang dan dapat menaikkan level kolesterol dalam darah
Sumber dari saturated fat :
· Daging-dagingan, terutama organ dan daging hasil pemrosesan (liver, hot dogs, daging asap potong); daging sapi; daging babi; daging ayam (terutama dengan kulit).
· Produk susu berlemak utuh, termasuk susu segar, yogurt biasa, keju padat, es krim, mentega, krim, krim susu asam dan keju krim.
· Minyak kelapa, minyak palem dan minyak biji palem, coklat dan mentega coklat.
2. monounsaturated fat - Lemak tak jenuh tunggal
Lemak jenis ini biasanya berbentuk cair dalam suhu ruangan. Mengkonsumsi jenis lemak ini akan menurunkan level kolesterol darah namun tidak berpengaruh terhadap high-density lipoprotein (HDL) atau lipoprotein yang sangat kental yang dikenal dengan kolesterol "baik". Sumber dari monounsaturated fat :
· Kacang-kacangan, termasuk kacang tanah, kacang mete, kacang almond, kacang Brazil, kemiri dan pistachios.
· Alpukat, zaitun, dan sayur-sayuran berlemak lainnya.
· Minyak kacang, minyak zaitun dan minyak canola


3. Polyunsaturated Fats - Lemak tak jenuh banyak : Lemak ini biasanya berbentuk cair dalam suhu ruangan dan dengan mengkonsumsinya dapat menurunkan level kolesterol darah jika disertakan dalam makanan berlemak rendah. Namun sayangnya lemak jenis ini juga sudah dikenal dapat menurunkan level kolesterol HDL (kolesterol "baik" yang sebenarnya bermanfaat).
Sumber dari Polyunsaturated Fats :
· Kacang-kacangan termasuk kacang kedelai, kacang kastanye (chestnut), dan kenari (walnut.
· Biji labu, wijen, dan biji bunga matahari.
· Minyak jagung, minyak wijen, minyak kacang kedelai, minyak bunga matahari, minyak safflower, dan minyak biji kapas.


Jadi kesimpulannya, kita dapat melakukan berbagai upaya untuk mengurangi lemak dalam tubuh kita, misalnya lewat diet makanan atau berolahraga. cara yang paling efektif adalah dengan mengkombinasikan latihan beban dengan latihan aerobic tetapi tetap berfokus pada latihan aerobic. Hanya mengandalkan latihan aerobic saja untuk menurunkan berat badan tidak dapat memberikan hasil optimal. Dengan adanya latihan beban, massa otot tetap terjaga dan tidak menyusut saat menjalankan diet dengan kalori terkontrol. Studi juga menunjukkan penyusutan lemak di bagian perut (abdominal) memang lebih efektif apabila melakukan dua kombinasi latihan tersebut.
 
Setelah target tubuh idaman tercapai, jangan berhenti !! Karena latihan beban sangat bermanfaat di dalam menjaga dan mempertahankan bentuk tubuh ideal yang berotot.selamat membaca:)

0 komentar:

Posting Komentar